Terlalu banyak yang tertangkap
Terlalu sulit untuk mengungkap
Sepertinya aku mulai pengap
Merasa dipermaikan oleh harap
Mulai terasa abu-abu
Padahal kupikir akan membiru
Ternyata salah melaju
Atau sebenarnya memang ambigu
Menurutmu bagaimana?
Apa sudah jelas terbaca?
Apakah tertangkap oleh netra?
Jadi aku salah melihatnya?
Coba tebak..
Apa yang ada dalam kotak?
Jumat, 24 Juli 2020
Senin, 17 Februari 2020
Rembulan, Jangan Patah
Semesta tampak kebingungan
Bertanya-tanya ada apa gerangan?
Gemintang ketakutan
Sebab rembulan tertutup awan
Gemintang bilang
Untuk apa aku datang
Rembulan seperti ingin menghilang
Seolah sengaja membuat gamang
Rembulan jangan patah
Semesta masih jadi tempat singgah
Gemintang bilang jangan menyerah
Tunggu sebentar lagi, bertahanlah!
Bertanya-tanya ada apa gerangan?
Gemintang ketakutan
Sebab rembulan tertutup awan
Gemintang bilang
Untuk apa aku datang
Rembulan seperti ingin menghilang
Seolah sengaja membuat gamang
Rembulan jangan patah
Semesta masih jadi tempat singgah
Gemintang bilang jangan menyerah
Tunggu sebentar lagi, bertahanlah!
Minggu, 02 Februari 2020
Malam Merindu
Malam selalu menjadi tempat paling jujur
Tentang perasaan yang ingin kukubur
Perasaan yang kian tak bisa diatur
Hingga akhirnya melebur
Ternyata begini rasanya
Merindukan seseorang yang tak seharusnya
Seseorang yang mungkin tidak akan mengetahuinya
Betapa ingin kupeluk raganya
Tuhan,
Sungguh sesak tak tertahan
Ingin aku menjerit dalam keheningan
Agar gemanya sampai pada si Tuan
Lalu ia terbangun dari tidurnya
Atau mungkin ia masih terjaga?
Semesta sampaikan pesan ini padanya
Bahwa rinduku masih jadi miliknya.
Tentang perasaan yang ingin kukubur
Perasaan yang kian tak bisa diatur
Hingga akhirnya melebur
Ternyata begini rasanya
Merindukan seseorang yang tak seharusnya
Seseorang yang mungkin tidak akan mengetahuinya
Betapa ingin kupeluk raganya
Tuhan,
Sungguh sesak tak tertahan
Ingin aku menjerit dalam keheningan
Agar gemanya sampai pada si Tuan
Lalu ia terbangun dari tidurnya
Atau mungkin ia masih terjaga?
Semesta sampaikan pesan ini padanya
Bahwa rinduku masih jadi miliknya.
Selasa, 07 Januari 2020
Sembunyi
Kamu tak perlu tau
Sebanyak apa kupanjatkan doa-doa itu
Ketika rindu merasuk dalam sepiku
Mata ini tak akan mampu membohongimu.
Kamu tak perlu tau
Berapa kali kuucap namamu
Dalam pagi dan malam-malamku
Dalam bising gemuruh dadaku.
Pun kamu tak perlu tau
Dimana kubuat puisi untukmu
Ketika di sini aku melihatmu
Namun kamu tak akan pernah tau.
Sebanyak apa kupanjatkan doa-doa itu
Ketika rindu merasuk dalam sepiku
Mata ini tak akan mampu membohongimu.
Kamu tak perlu tau
Berapa kali kuucap namamu
Dalam pagi dan malam-malamku
Dalam bising gemuruh dadaku.
Pun kamu tak perlu tau
Dimana kubuat puisi untukmu
Ketika di sini aku melihatmu
Namun kamu tak akan pernah tau.
Langganan:
Postingan (Atom)