Kutemukan diriku dalam sunyi.
Dalam detak jantung yang terus berbunyi.
Kutemukan diriku dalam gelap.
Dalam rongga yang sesak dan pengap.
Malam-malam menghantui.
Rintik-rintik hujan mengejek, membuli.
Aku menangis, meraung, menggali.
Segala kenang yang terus menghantui.
Diriku diejek semesta.
Kau pikir ini waktunya bercanda?
Oh ayolah! Jangan menyiksa.
Aku ingin sembuh dari luka.